Jumat, 02 Oktober 2015

Pulau Mlinjo, Teman Lama Suasana Baru

Karena cerita sebelumnya mengenai perjalan ke Gunung, sekarang akan gw ceritain tentang perjalanan kita ke Pantai.
Kali ini doi yang datang Ke Jakarta, ngapelin cowoknya. Cieeehhhh, asyigkan. Perjalanan kali ini, tanpa ada renana dan tujuan yang jelas juga, yang penting happy, gila-gilaan bareng, dan habisin waktu romantis aja.
Yup, perjalanan juga ditemani sama Krisna Wilantara (Gak dibaca pake "O") temen sekolah dulu, sempet pisah dan ditemuin lagi di Jakarta, dia penyelamat kalo lagi kelaparan dan datamg paling cepet sehabis gajian. hahaha. Yang pasti anaknya asyig dan baik lah. Kali ini dia ajak pacarnya, dan pacarnya sudah ganti lagi, kenalin namanya Indri, Indri jago dia kalo masalah logistik, pantes krisna gendutan.Mereka pasangan yang cocok dah pokoknya, saran dari gw cepet-cepet nikah dah..
Malam tanggal 14 Agustus 2015, kita kumpul di Kos gw daerah Pasar Minggu. Kebetulan ada Allan temen kita jaman sekolah juga. Allan juga anak yang baik, suka datang ke kos gw bawain makan juga. Allan masih dalam proses move on dari mantan pacarnya, ya ampun tragis kalo dengerin ceritanya. Allan tidak ikut perjalanan kali ini, karena dia harus nyari duit buat nikah, tapi entah nikahin siapa. Allan hanya ikut ngumpul dan nginep malam itu di kos gw. Yup, kos gw penuh dengan barang-barang gw yang berantakan ditambah Doi, Krisna, Indri, dan Allan.
Setelah selesai packing, perjalanan double date kita mulai. Jam 4 kita berangkat menuju Muara Angke, Allan ikut anter sampai Muara Angke *Terima kasih Mas Allan. Kita sepakati akan bikin camp di Pulau Papatheo, jadi kita berempat membeli tiket menuju Pulau Harapan.
Ini bukan kali pertamanya datang ke Pelabuhan Muara Angke. Perbedaan dengan yang dulu pelabuhan untuk kapal nelayan dan kapal comersil sudah berbeda tempat. Untuk pelabuhan sudah mulai nyaman, walau masih bau amis. Kekurangan dari tempat ini adalah tidak ada petunjuk kapal, jadi ada puluhan kapal merapat dengan berbagai tujuan tetapi tidak ada petunjuk sama sekali. Cara satu-satunya adalah dengan cara bertanya saja. Jadi pagi itu banyak sekali orang bingung, termasuk kita.. Parahnya lagi nih, kita tanya petugas yang pake baju biru-biru itu, dia hanya bilang suruh cari sendiri sambil mainan HP, kan ngeselin yak. Saran kalo udah mentok kagak ketemu kapalnya, kalian bisa tanya ke petugas loket nya saja.

Kapal berangkat pukul 7 pagi menuju Pulau Harapan. Kapal kali ini penuh mungkin karena long weekend. Kita duduk diluar, selain penuh, takut si doi mabuk laut.
Muara Angke - 15 Agustus 2015
Diantara pulau-pulau yang sering di kunjungi, pulau harapan adalah pulau yang paling jauh. Perjalanan laut memakan waktu hingga 3 jam. Jadi memang lebih asyig duduk di luar, bisa puas mandangin laut, sambil pegangan tangan sama doi, eilah sok romantis. Saran kalo mau duduk luar, liat arah matahari, diusahakan duduk membelakangi arah matahari.
Sampai di Pulau Kelapa jam 10 Pagi, loh kok turun di dermaga pulau kelapa?? yup, pertanyaan pertama kali saat kita turun, padahal di tiket tujuan adalah Pulau Harapan. Ternyata Pulau Kelapa dengan Pulau Harapan itu satu pulau, hanya beda sisi aja.. hehe..
Kita jalan romantis ke dermaga pulau harapan selama 15 menit sambil mencari personil tambahan buat sewa kapal.
Yup, dapet 6 temen baru buat sewa kapal. Sampai di dermaga Pulau Harapan kita  nyari kapal sewaan dengan kocek mahasiswa, karena semuanya disisni mahasiswa dengan isi dompet minim. Tujuan utama kita sebenarnya adalah Pulau Papatheo, karena disana sedang ada pemeriksaan, kita tidak boleh mendirikan tenda disana, jadi kita berbelok ke Pulau Mlinjo. Perjalanan dari dermaga Pulau Harapan ke Pulau Mlinjo memakan waktu kurang lebih 1 jam.
Krisna&Indri Perjalanan Ke P.Mlinjo - 15 Agustus 2015
Krisna-Perjalanan Ke Pulau Mlinjo - 15 Agustus 2015

Imam&Putri Perjalanan Ke Pulau Mlinjo - 15 Agustus 2015
Sesampainya di Pulau mlinjo, kita mendirikan tenda dan menyiapka makan karena sudah kelaparan.
Yah, kita menghabiskan waktu bersama dan terkadang bersama pasangan masing-masing. Namanya juga double date, hehehe.
Berenang diteriknya siang. menikmati sunset yang perlahan berubah gelap. malam ditemani api unggun, kopi dan berbagai tawa serta celoteh bersama. Malam kian larut bersama dengan sunyi, hanya terdengar angin dan debur ombak. Malam yang lengkap bersama orang yang kita sayang berada disamping kita.
Imam&Putri @P.Mlinjo - 15 Agustus 2015

Krisna&Indri @P.Mlinjo - 15 Agustus 2015
Berenang @P.Mlinjo - 15 Agustus 2015
Berenang kita @P.Mlinjo - 15 Agustus 2015

Berenang kita @P.Mlinjo - 15 Agustus 2015
With Patrick @P.Mlinjo - 15 Agustus 2015

With Patrick @P.Mlinjo - 15 Agustus 2015
Patrick @P.Mlinjo - 15 Agustus 2015
With Patrick @P.Mlinjo - 15 Agustus 2015

Team @P.Mlinjo - 15 Agustus 2015

Api Unggun @P.Mlinjo - 15 Agustus 2015
Api Unggun @P.Mlinjo - 15 Agustus 2015
Hari ke-2 tanggal 16 Agustus 2015 saatnya berkemas. Jadwal hari ini adalah snorkeling dan kembali ke Jakarta. Ini pengalaman pertama doi snorkeling. Setelah jemputan datang, kita cus langsung ke spot buat snorkeling. Jembutan datang pagian kurang lebih jam 7, karena kita harus sampai Pulau Harapan jam 10, biyar gak ketinggalan kapal.
Yah, walaupun kapal datang jam 7, tapi tetep saja kita molor karena masih malas-malasan, apalagi si krisna, kalo suruh bangun bukan lagi susah, tapi dah nyusahin orang.
Tiba ditempat snorkeling, lumayan rame, mungkin karena weekend juga kali yak. Yup, karena pengalaman pertama snorkeling buat doi, jadi ngribetin gw dah. Jadi snorkeling sambil pegangan tangan, romantiskan.. Sebenernya sih bukan karena romantis, tapi doi takut ilang di bawa pesut...
Mungkin karena bosen, krisna malah mancing sama mas-mas yang bawa kapal. Yah, lumayan mereka dapet ikan kecil-kecil. Kita naik ke kapal udah ada ikan goreng+sambal kecap. hehehe.
Setelah capek, kita melanjutkan perjalanan ke Pulau Harapan. Walaupun jadwal berangkat ngaret, tetapi sampai Pulau Harapan kita tetap jam 10.
@P.Mlinjo - 16 Agustus 2015
Team @P.Mlinjo - 16 Agustus 2015
Snorkeling - 16 Agustus 2015
Ikan Goreng - 16 Agustus 2015
Krisna - 16 Agustus 2015
Sampai di Pulau Harapan Jam 10, bersih-bersih badan sambil beli cemilan. Masuk dermaga jam 11an, ya ampun kali ini dermaga penuh banget. Gambarannya hampir sama kalo lagi musim mudik. Kita ngantri buat naik ke kapal setengah jam lebih, yah karena weekend itu kalik yak.
Sampai kapal kita langsung naik ke atap, biar lebih luas. Setelah agak lama dan sudah PW diatas, ternyata tidak di ijinin, karena ombak lagi gedhe, yah banyak yang protes sih, karena ada 4 kapal tetapi kapal sudah penuh semua. Kita turun dan memilih duduk diluar, disamping kapal. Yah, ternyata bener, ombak lagi gedhe-gedhenya, kapal ampe miring banget, dan baju kita basah semua sampe Jakarta.

Berikut saran buat temen-temen yang pengin mau main ke pulau tetapi hanya punya waktu sedikit dan budget sedikit. Mari jalan-jalan. Semoga membantu ya.














Catatan :
  • Hati-hati banyak pungli.
  • Harga kapal sewaan biasanya antara 400rb - 800rb pinter-pinter nego aja. Jika kalian dapat temen minimal 10 orang avarege harga per orang 100rb
  • Jadwal snorkeling biasanya sekalian saat perjalanan menuju pulau, tetapi melihat ketersediaan alat snorkeling saja.
Terima kasih teman-teman untuk liburannya, terima kasih juga buat yang udah jauh-jauh apel ke Jakarta...
Sekali lagi bukan seberapa jauh kita pergi meninggalkan rumah atau kantor untuk bersenang-senang, tetapi kita harus memaknai perjalanan tersebut. Perjalanan kali ini bersama orang-orang tersayang dan juga teman-teman lama yang muncul kembali dengan suasana yang berbeda saja. Mereka adalah orang-orang lintas waktu yang harus tetap dijaga agar waktumu terus berharga.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar